Tampilkan postingan dengan label Penulis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penulis. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 November 2013

Berawal dari PKTIR

Usiaku sebagai seorang mahasiswa tak terasa makin hari makin usang, sampai hari ini masih menikmati masa-masa KKN jilid 2. Ada cerita tersendiri kenapa saya menyebut kali ini adalah KKN jilid 2. Yah tentunya kalau ada Jilid 2 berarti ada jilid 1.

Mencoba flashback menatapi potret klasik yang sengaja saya unggah di Sosial Media Facebook, potret yang saat itu saya masih duduk dibangku SMA  kelas 2 yang tercatat sebagai peserta tunggal dari Kabupaten Sinjai di Pelatihan Karya Tulis Ilmiah Remaja (PKTIR) Tingkat SMA/ Sederajat se-Sulawesi Selatan – Barat yang diadakan oleh kakak-kakak di sebuah UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) di UNM, Lembaga Penelitian Mahasiswa (LPM) Penalaran namanya.

Backdrop PKTIR di Aula SLB Pembina

***
Diacara ini saya diajarkan sedikit demi sedikit mengenal yang namanya Karya Tulis. Menurut saya inilah acara yang paling perfect dari semua acara yang saya ikuti semenjak saya sekolah. Mereka berhasil menyulap sebuah acara pelatihan dengan sedemikian rupa sehingga terlihat perfect, Mulai dari susunan acaranya, panitianya, pematerinya, pelayanannya dan sebagainya. Diacara itu peserta diajarkan bagaimana cara berpikir kreatif, berpikir ilmiah, dan fun. Penelitian perdana kelompok penelitian saya pada saat itu adalah analisis minat bersekolah anak jalanan yang ada dipertigaan A.P Pettarani dan Alauddin yang didampingi oleh Kak Shana, Kak Asriani dan Kak Asnan.

Kelompok Peneliti Anjal (Anak Jalanan)

***
“PKTIR adalah sebuah acara pelatihan siswa yang Wow sekali” menurut saya.

Kalau mau diurut­ kronologinya, bisa jadi karena LPM Penalaran sehingga saya bisa menikmati yang namanya mahasiswa. Yah kadang itu terbesit dipikiranku secara tiba-tiba, dan saya harus akui itu semua. Berawal dari kedekatanku dengan sahabat kakakku, Kak Ramly yang juga salah seorang senior yang  berstatus sebagai pengurus di LPM Penalaran pada saat itu merekomendasikan untuk ikut PKTIR, karena dengan salutnya dengan acara tersebut sehingga terbesit dalam hati untuk bisa ikut diorganisasi itu bagaimana pun caranya saya harus masuk. Padahal saya masih duduk dibangku SMA.
Mencoba untuk memenuhi tawaran dari wakasek kesiswaan pada saat itu untuk ikut mendaftar di UNM lewat jalur PMDK dengan melampirkan beberapa berkas persyaratan termasuk di dalamnya adalah sertifikat PKTIR yang juga merupakan salah satu sertifikat andalan saya saat itu. Dengan optimis dalam hati insyaAllah ini semua bisa jadi modal saya untuk bisa menjawab asa untuk bisa lanjut dibangku kuliah.
Pengumuman jalur PMDK sudah keluar dan itupun saya dapat informasi lewat Kak Ramly pada waktu itu lewat telepon. Gembira? , yah sudah pasti. Senang ? , apalagi.
Sebuah kesyukuran besar karena diberikan kesempatan untuk kuliah di Sebuah Perguruan Tinggi negeri pencetak generasi Oemar Bakri ternama di Indonesia Timur tepatnya disebut Universitas Negeri Makassar (UNM), Plus mendapatkan bantuan biaya pendidikan yang diberikan Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian  Pendidikan  dan  Kebudayaan alias beasiswa Bidikmisi yang dikhususkan bagi siswa lulusan SMA yang memiliki potensi akademik memadai dan kurang mampu secara ekonomi.

Orang-orang yang paling pertama saya cari ketika menginjakkan kaki di kampus orange ini adalah mereka yang pernah aku kenal sebelumnya diacara PKTIR diantaranya Kak Erwin Saputra, Kak Arman, Kak A. Syamrizal, Kak Shana, dan masih banyak manusia-manusia yang memiliki segudang prestasi dengan berbagai karakter.
Hari-hari pertama dikampus saya banyak ditemani oleh Kak Ramly untuk keliling-keliling kampus dan untuk pertama kalinya menyaksikan mahasiswa yang lagi bentrok. Mulai dari awal masuk kampus saya sudah banyak arahan dari kakak-kakak yang dari Penalaran. Bagaimana cara bersikap di kampus ketika ada senior yang usil, bagaimana cara berprestasi di kampus dan segala hal tentang dunia kampus. 

Bulan Desember 2010 saat itu telah dibuka pendaftaran Pelatihan Metodologi Penelitian dan Orientasi Anggota Baru (PMP-OAB) XIV. Sudah pasti saya tidak akan ketinggalan moment yang sudah dari SMA saya cita-citakan ini. Berkat bimbingan dari beberapa kakak-kakak penalaran yang ada di Fakultas Teknik, saya mencoba untuk serius mengikuti seleksi perekrutannya. Dimulai dari pengambilan formulir, Technical meeting di ruang senat lantai 3, Focus Group Discussion (FGD) di teras masjid Nurul Ilmi kampus UNM Gunungsari, tes tertulis di gedung Jurusan Fisika FMIPA, tes wawancara di Rumah Nalar (lama), PMP di Gedung gedung SLB, hingga OAB di Taman Purbakala Sumpang Bitta Pangkep. Namun diantaranya yang paling berkesan adalah ketika PMP.

Acara PMP di SLB adalah PKTIR Episode II buat saya, hampir semua hal yang saya jalani di PKTIR ada di PMP. Mulai dari tempatnya yang di SLB, tidurnya yang diasramakan, makan barengnya, penerimaan materinya di Aula SLB, materi dan pematerinya. Yang berbeda hanyalah waktu dan pesertanya ditambah acara mengetik massalnya dengan  menggunakan mesin tik.

Mengetik Massal di tahap PMP

***
Setelah saya menjadi bagian di dalamnya, ternyata jauh lebih dari apa yang saya bayangkan sebelumnya dan saya tidak pernah menyesal menjadi bagian dari Penalaran tapi saya menyesal karena saya belum bisa memberikan hal yang begitu berarti buat Penalaran seperti jawaban saya ketika saya tes wawancara yang mengatakan “Apa yang bisa kamu berikan untuk penalaran?” Saya jawab waktu itu, “Saya akan memberikan sumbangan pemikiran, tenaga, waktu, dan materi sesuai dengan apa yang saya punya”. Jawaban yang cukup singkat namun mengandung hutang jika tidak dilaksankan.

Sungguh keluarga baru yang telah saya temukan ketika berada di dalamnya, terlebih ketika saya menjadi penghuni tetap di Rumah Nalar (lama). Berbagi cerita, canda, tawa, juga duka  telah kutemukan di dalamnya.

“Selalu ada cerita tersendiri jika saya berada diantara mereka-mereka yang luarbiasa..”
Hampir semua cerita mahasiswa saya bertemakan Penalaran, tidak jarang namanya ikut disetiap kali saya menulis curriculum vitae, perkenalan di depan umum, membawa materi keorganisasian, bahkan di Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) pun demikian hingga saat ini ketika saya menjalani KKN Jilid 2.

KKN Jilid 1 saya temukan disalah satu kegiatan yang diadakan LPM Penalaran UNM di sebuah Desa Tertinggal yaitu kegiatan Karya Bakti Ilmiah (KBI) tepatnya di Dusun Kahaya yang terletak dikaki gunung Lompo Battang di sebelah barat atau di Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Panorama alam Kahaya yang indah seakan tidak pernah terlupakan bagi para laskar-laskar nalar yang pernah bertandang ke sana. Dusun yang udaranya cukup dingin hingga menusuk sampai ke tulang tempat kami mengaplikasikan Tri Darma Perguruan Tinggi. Di sana tempat pertama kalinya saya melakukan perngabdian kepada masyarakat, dan di sana pula tempat yang pertama kalinya saya berbagi cerita dan berbagi motivasi kepada anak-anak sekolah. Kurang lebih seperti yang saya jalani di KKN jilid 2.

“Singkat namun bermakna” mungkin kalimat yang pas untuk memberikan kesan di KKN Jilid 1 dan semuanya berawal dari PKTIR.

Potret KKN Jilid 1 bersama Penalaran

***
Berbagi cerita dengan murid-murid Dusun Kahaya

***
Diakhir goresan saya ini saya kembali mengulang statement saya sebelumnya “Sungguh Penalaran adalah keluarga baru buat saya”.

Bumi Latemmamala (Soppeng), 20 September 2013
Yudi Arianto Latief


Minggu, 13 Februari 2011

Total Motivation From the Young Trainer



Alhamdulillah, Hari Sabtu, 12 Februari 2011 kami telah mengukuti trainig motivasi "Jangan Kuliah kalo Gak Sukses" yang diselenggrakan di Unhas yang sangat luar biasa. Training ini dibawakan oleh seorang Trainer termuda se-Asia Tenggara Setia Furqon Kholid, seorang pemuda yang sangat luar biasa asal Pandeglang ini membuat para peserta training sangat antusias mengikuti setiap instruksi dari Mas Furqon dan memotivasi teman-teman peserta agar bisa mandiri selagi masih kuliah.

Kami dari Mahasiswa Universitas Negeri Makassar khususnya dari Pendidikan Teknik Informatika & Komputer ICP, ada Nur Fadilah, Sri Wahyuningsih, dan saya sendiri Yudi Arianto. Tidak lupa juga mengucapkan Terima Kasih yang sebesar-besarnya kepada Kanda Setia Furqon Kholid yang telah memberikan kami spirit yang sangat luar biasa, dan kami berharap agar kami bisa bertemu kembali dengan Beliau. Semoga apa yang telah kami dapatkan akan kami senantiasa realisasikan dalam keseharian kami.

Salam SETIA dari kami !!!

Minggu, 06 Februari 2011

BIOGRAFI : Andrie Wongso

BIOGRAFI : Andrie Wongso

andrie-wongsoLebih dari 20 tahun Andrie Wongso berkiprah sebagai pengusaha sukses sekaligus motivator. Kemauannya untuk berbagi semangat, pengalaman dan kebijaksanaan, dengan gaya bahasa yang sederhana tetapi full power kepada begitu banyak orang, membuat public dan media massa mengukuhkannya sebagai The Best Motivator atau Motivator No.1 Indonesia. SDTT, TBS
Siapa sangka anak ke 2 dari 3 bersaudara ini terlahir dari sebuah keluarga miskin di kota malang desember 1954.
Di usia 11 tahun (kelas 6 SD), terpaksa harus berhenti bersekolah karena sekolah mandarin tempat andrie kecil bersekolah ditutup. Maka SDTT, Sekolah Dasar Tidak Tamat, adalah gelar yang disandangnya saat ini. Masa kecil hingga remajanya pun kemudian dilalui dengan membantu orang tuanya membuat dan berkeliling berjualan kue ke toko-toko dan pasar.   
Di usia 22 tahun, Andrie memutuskan berangkat ke Jakarta demi merubah nasib. Namun ada tanya yang menggelayut di dada, dengan apa nasib ini di ubah, bila seusianya, rumah mereka pun selalu sewa dan di dalamnya berisi sebuah sepeda untuk menjajakan kue, bahkan sekedar koran dan dering telpon pun tidak pernah ada di rumah mereka.
Maka lewat perenungan panjang, andrie brangkat ke Jakarta dengan satu tekad yakni siap menghadapi apapun di depan dengan berani dan jujur.
Maka dimulailah kerja sebagai salesman produk sabun sampai pelayan toko.
Kesukaannya bermain kungfu dari kecil dan kemampuannya bergaul dengan semua kalangan membawanya mendirikan perguruan kungfu “Hap Kun Do” yakni sebuah aliran bela diri yang mengutamakan kekuatan, kecepatan dan fleksibilitas. Dari belajar kungfu inilah yang kemudian membentuk sikap mental positif  yaitu disiplin, tanggung jawab, pantang menyerah, ulet, satria  dan lainnya. Dari sini pula bakat mengajar dan memotivasi Andrie terasah.
MENJADI BINTANG FILM
Saat film-film laga dari Taiwan merajai layar lebar perfilman Indonesia, Andrie yang merasa berwajah oke dan memiliki badan atletis, menyimpan hasrat menjadi seorang bintang film laga. Lewat latihan keras, kegagalan,  bangkit lagi, semangat lagi dan gigih memperjuangkan tujuan, akhirnya mimpi pun menjadi kenyataan. Surat lamarannya sebagai bintang film di terima oleh perusahaan Eterna Film Hongkong, dengan kontrak kerja selama 3 tahun.
Tahun 1980, untuk pertama kalinya andrie ke luar negeri, pertama kali naik pesawat dan untuk pertama kali pula menghadapi kamera. Hidup serasa berada di awang-awang. Tetapi setelah melewati 3 tahun merasakan suka dukanya bermain film di taiwan, andrie tahu, dunia film bukanlah dunianya. Sepulangnya ke Indonesia, dia pun memutuskan tidak akan memperpanjang kontraknya. Banyak orang menyatakan Andrie gagal karena tidak ada satu film pun yang diwakilinya sebagai bintang utama! Tetapi Andrie merasa dirinya sukses. Sukses secara mental dalam memperjuangkan impian menjadi kenyataan. Keyakinan itu menjadi bekal pemikiran bahwa suatu hari, bila bertemu dengan bisnis yang cocok dengan jiwa dan kemampuannya, dengan semangat juang yang sama, pasti sukses bisa diraih!
HARVEST
Menandai setiap peristiwa yang telah dilalui, Andrie gemar menuangkannya dalam bentuk kata-kata mutiara di buku hariannya. Saat salah seorang teman kos mencontek kata-kata yang dibuatnya, dari situlah muncul ide membuat kartu ucapan kata-kata mutiara, dengan tujuan selain untuk memotivasi diri sendiri, juga untuk membantu memotivasi orang lain melalui kartu ucapan. Dibantu oleh sang kekasih Haryanti Lenny (sekarang istri), dimulailah bisnis membuat kartu dengan merk HARVEST, yang di kemudian hari, mengukuhkan Andrie sebagai raja kartu ucapan, yang digandrungi oleh kawula muda seantero Nusantara bahkan hingga ke manca Negara.
Minimnya pendidikan formal yang dipunyai disertai kemajuan usaha yang digeluti, memacu Andrie untuk belajar-belajar- dan belajar. Tiada hari tanpa membaca. Waktu luang pun disibukan dengan mengikuti berbagai seminar dan kursus demi mengasah pengetahuan dan kemampuan diri.
Kemudian deversifikasi perusahaan pun dilakukan, merambah ke bidang holography, perusahaan toys, pengelola beberapa foodcourt dan untuk menaungi bidang pendidikan dan kepelatihan, Andrie mendirikan AW motivation training dan AW Publising, Multimedia serta membuka beberapa outlet AW Success Shop yaitu toko pertama di Indonesia yang khusus menjual produk-produk motivasi.
KELUARGA  DAN  CITA-CITA
Andrie dan istri, Lenny SH, dikaruniai 3 anak, Vicky (ceweg), vendy dan valdy (cowog). Keluarga adalah rumah tempat Andrie berpulang. Waktunya yang sangat sempit karena harus melakukan perjalanan training ke hampir seluruh kota-kota besar di Indonesia ini, tidak membuat Andrie melupakan keluarga tercintanya.
PENGALAMAN SEBAGAI PEMBICARA
•    Mulai tahun 1989, sebagai pembicara/motivator intern PT. Harvindo Perkasa (Harvest Fans Club di berbagai kota).
•    Tahun 1993, sebagai pembicara di “ASIA PASIFIC CONGRESS DIRECT SELLING II” di Malaysia.
•    Pembicara/motivator di Perguruan-perguruan Tinggi : 
- Universitas Indonesia
- Universitas Gajah Mada
- Universitas Bina Nusantara
- Universitas Trisakti
- Universitas Atmajaya
- Universitas Pelita Harapan
- Universitas Tarumanegara
- Universitas Parahyangan
- Universitas Brawijaya
- Universitas Satya Wacana
- Universitas Diponegoro
- Universitas Surabaya
- Universitas Airlangga
- Universitas Ciputra
- ITS
- UK Petra
- Bina Sarana Informatika
- President University
- DLL
BANK :
- BCA se-Indonesia
- Bank DKI
- Bank BCA
- HSBC
- Citibank
- Bank Mandiri
- Bank Niaga
- Bank Permata
- Bank Danamon
- Bank Panin
- Bank Bali
- LIPPO Bank
- DBS Bank
- BNI 46
- BRI
- American Express
- Commonwealth
- ABN AMRO
Dll
Organisasi :
- FORKI* (Federasi Olahraga Karate-do Indonesia
- Pondok Pesantren DAARUT TAUHIID* pimpinan Aa Gym
- Asosiasi Manager Indonesia (Bandung, Jakarta, Malang)
- Indonesia Marketing Association (IMA)
- Marketing Forum – Jakarta
- APKOMINDO (Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia),
- Indonesian Manager Club – Surabaya
- Marketing Club – Surabaya
- Cacat Laetitia (Yayasan Penyandang)
- DLL
Asuransi :
- Prudential
- Allianz
- Manulife
- Astra Buana
- Astra CMG
- AIA
- AIG Lippo
- Buana Finance
- ABDA
- Tripakarta
- Sequis Life
- Eka Life
- Sun Life
- LG Insurance
- Cigna
- Wana Artha Life
- Great Eastern
Dll
Pemerintahan dan BUMN:
- Garuda Indonesia
- PT PLN (Persero) Distribusi Jateng dan DIY
- Telkom
- PLN
- Bank Indonesia
- Pertamina
- Pertamina – SPSI
- Pertamina – Hiswana Migas
- Pupuk Sriwidjaja
- PT Dirgantara Indonesia
- Ditjen Pajak
- Ditjen Bea Cukai
- Ditjet Pembangunan Daerah
- Pemda Kalimantan
- Depdagri Bangda
- Deperindagkop
- Komisi Pemilihan Umum
- Perum Perumnas
- PT Timah
- YKKBI
- Jasa Raharja
- Berdikari
- Konferensi Nasional Pengembangan UKM
- Diklatpim Tingkat II Angkatan VII (Pejabat Eselon II)
- Diklatpim Tingkat II Angkatan VIII (Pejabat Eselon II)
- Diklat calon Kapolda se-Indonesia (SESPIM)
- Diklat istri calon Kapolda
- Korpri Kebumen    Pembicara/motivator di Perusahaan :
- Semen Padang
- Cosmos
- Speedy
- LG Electronics
- Kino Care
- Otsuka
- TOP 1
- National Label
- Tata Mulia
- Hotel Ciputra
- Velo Networks
- Suzuki Finance
- Astra International
- Honda
- Suzuki
- Toyota
- Mitsubishi
- Isuzu
- Ford
- Unilever
- Coca Cola
- Samsung
- Telkomsel
- Indosat
- Nestle
- Summarecon
- Agung Podomoro
- Jababeka
- Gramedia Group
- Metropolitan Group
- Kalbe Farma
- Viva Cosmestics
- Tempo Scan Pacific
- Merck
- PT Berca
- PT Tancho
- Indomobil
- Excelso
- Danone
- Guardian
- FIF
- Indadi Utama
- Mulia Industrindo
- Adira Finance
- General Electric Finance
- Global Teleshop
- Oriflame
- UFO
- Sun Hope
- Columbia
- Tupperware
- Prime & First
- Sara Lee
- EaseCox
- Matahari Supplier Club
- New Armada
- Infomedia
- PT Plaza Adika
- United Tractors
- Ray White
- Roy Weston
- Gunung Agung
- Bekasi Trade Centre
- Fajar Mas Murni
- Indonesia Comnet Plus
- Putra Karya Perkasa
- Novell
- Adi Wisesa Mandiri
- New Zealand Milk
- Kageo
- Multimart
- Capriasi
- Indo Truck
- PT ASABA
- Wovenindo
- Yonex Shoes
- PT Total Indonesie
- Belleza
- TNT
- FSCM
- Serpong Town Square
- PT Pama
- Indra Optic
- Artolite
- Karya Inti Sejahtera
- Century Park Hotel
- Inti Mas
- Abbot
- Century 21
- Tritanu
- Forexindo
- Rumah Sakit Islam
Dll
Media Cetak : 
- Tabloid NOVA
- Suara Pembaruan
- Gramedia (Elex Media Komputindo)
- Media Indonesia
- Tribun Kaltim
- BOBO majalah anak
- EASY MAG
- DLL
Media Elektronik :
- RCTI
- SCTV
- Metro TV
- Q Channel (Indovision)
- TVRI
- Smart FM
- PAS FM
- Radio Sonora
- Radio Cakrawala
- Radio Ramaco
•    Motivator Kontingen Jawa Timur untuk PON XVI di Palembang.
•    Motivator Tim Bulu Tangkis Indonesia untuk Olimpiade Sydney 2000
•    Motivator Tim Bulu Tangkis Indonesia untuk Thomas & Uber Cup 2000
•    Motivator Tim Bulu Tangkis Indonesia untuk All England 2000
•    Motivator Tim Karate Sea Games Philiphina 2005
•    Motivator Tim Golf Indonesia untuk Kejuaraan Asia (Mei 2006)

Senin, 24 Januari 2011

Andrea Hirata

Andrea Hirata
Andrea Hirata.jpg

Andrea Hirata Seman Said Harun (lahir 24 Oktober) adalah seorang penulis Indonesia yang berasal dari pulau Belitong, propinsi Bangka Belitung. Novel pertamanya adalah novel Laskar Pelangi yang merupakan buku pertama dari tetralogi novelnya, yaitu :
  1. Laskar Pelangi
  2. Sang Pemimpi
  3. Edensor
  4. Maryamah Karpov
Laskar Pelangi termasuk novel yang ada di jajaran best seller untuk tahun 2006 - 2007.
Selain Tetralogi laskar pelangi, Andrea juga menghasilkan karya lain, yaitu Padang Bulan & Cinta di Dalam Gelas yang terbit tahun 2010.
Meskipun studi mayor yang diambil Andrea adalah ekonomi, ia amat menggemari sains--fisika, kimia, biologi, astronomi--dan tentu saja sastra. Andrea lebih mengidentikkan dirinya sebagai seorang akademisi dan backpacker. Sedang mengejar mimpinya yang lain untuk tinggal di Kye Gompa, desa di Himalaya.
Andrea berpendidikan ekonomi di Universitas Indonesia, mendapatkan beasiswa Uni Eropa untuk studi master of science di Universite de Paris, Sorbonne, Perancis dan Sheffield Hallam University, United Kingdom. Tesis Andrea di bidang ekonomi telekomunikasi mendapat penghargaan dari kedua universitas tersebut dan ia lulus cum laude. Tesis itu telah diadaptasikan ke dalam Bahasa Indonesia dan merupakan buku teori ekonomi telekomunikasi pertama yang ditulis oleh orang Indonesia. Buku itu telah beredar sebagai referensi Ilmiah. Saat ini Andrea tinggal di Bandung dan masih bekerja di kantor pusat PT Telkom.


Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Andrea_Hirata

Saya sangat terinspirasi dengan novel beliau yang berjudul "Sang Pemimpi" dan "Laskar Pelangi",,, setelah membaca novel inilah saya dapat belajar sebagaimana Lintang ( Laskar Pelangi ) yang hanya anak yang miskin tapi tekadnya untuk bersekolah sangat kuat, begitupun dengan tokoh Arai ( San Pemimpi ) yang digambarkan memiliki watak dan kemauan yang keras. Ia memiliki banyak mimpi dan cita-cita, dan berkomitmen tinggi untuk mencapai semua mimpi dan cita-citanya. Bagaimana dengan kalian semua, apakah sudah punya tujuan yamg jelas dalam hidup anda ? ataukah hanya mengikuti alur hidup anda saja yang tak berskenario dan berjalan tanpa arah ? mulai saat ini, tetapkan tujuan hidup anda... jangan pernah takut untuk bermimpi yang setinggi-tingginya....


Biografi Setia Furqon Kholid


Setia Furqon Halid dilahirkan pada tanggal 30 Maret 1988 , di kota Pandeglang . Ibunnya bernama Siti Saadiah , dan ayahnya bernama Setiawan Irianto , S.Pd. Nama yang disematkan kepadanya ternyata telah dipersiapkan jauh sebelum sang ayah mengenal wanita solehah yang kini menjadi ibunya .

Secara implisit ayah mempunyai harapan besar agar kelak anaknya itu dapat menjadi orang yang setia untuk membedakan yang baik (haq) dan yang salah (batil) . Sejak umur satu tahun , anak kedua dari lima bersaudara ini pindah bersama seluruh keluarga hingga akhirnya menetap di daerah yang menjadi tempat tinggalnya kini , Jatinangor.

Prestasi akademik mulai terlihat dari kelas 1 SD dengan mendapatkan peringkat 1 di kelas , berturut - turut hingga kelas 6 SD , hanya sekali peringkatnya turun menjadi ranking 2 . Setelah lulus dari SD dengan meraih nilai ujian nasional tertinggi ia pun melanjutkan sekolah menengah pertama tidak jauh dari rumahnya , di SLTPN 1 Jatinangor .

Masa SMP , ia gunakan untuk beraktualisasi diri dengan mengikuti berbagai organisasi , sampai dipercayakan menjadi ketua OSIS . Bakat berbicara pun mulai terasah dengan mengikuti berbagai perlombaan , dibuktikan dengan keberhasilannya menjadi juara 2 lomba puisi se-Bandung Raya . Peringkat 1 di kelas pun tetap dipertahankan hingga lulus dengan predikat 5 terbaik Ujian Nasional.

Lain halnya saat SMP , di masa - masa SMA ia fokuskan untuk mempertebal rasa keimanan dan nilai - nilai spiritualnya dengan mengikuti berbagai kegiatan ke-Islaman hingga dipercaya menjadi ketua DKM SMAN 24 Bandung , dan ketua Teenager Moslem Community (Perkumpulan DKM se-Bandung Timur) .

Hobi menulis mulai muncul saat ia mencoba mengikuti lomba essay se Jawa Barat , dan berhasil menjadi salah satu juaranya . Di akhir masa SMA ia mulai menyukai dunia Training dan menjadi salah satu profesinya kini.

Selepas SMA ia pun diterima di UPI ( Universitas Pendidikan Indonesia ) lewat jalur PMDK di Jurusan Pendidikan Ilmu Komputer . Kemudian kiprahnya di dunia IT dan bisnis IT semakin berkembang , Furqon mencoba berbagai peluang beasiswa , dan doanya pun terkabul dengan mendapatkan beasiswa full dari TSP Putra Sampoerna Foundation samapi lulus kuliah.

Furqon mengikuti berbagai organisasi diantanya , LDK UDKM UPI , BEM KEMAKOM UPI , FSLDK , HIPMI , Fasilitator Training Daarut Tauhid . Furqon pun diberikan kepercayaan menjadi salah satu trainer dari Mata Air Surga Training Center (MASTER) yang mempunyai lebih dari 7 cabang di seluruh Indonesia.

Dan Furqon pun mendapat penghargaan sebagai salah satu mahasiswa berprestasi UPI tahun 2008 versi BSO KIR REMA UPI . Selain itu , ia pun menyabet juara 2 tahfidz quran se-UPI dan juara 1 lomba essay se UPI (dalam acara DINAMIK4) .

Umur 21 tahun , dengan amanahnya sebagai trainer Mentoring Nasional sekaligus trainer Setia Training Center , dan MASTER , ia pun diberikan kesempatan untuk berbagi ilmu dan semangat dengan peserta dari playgroup , SD , SMP , SMA , lembaga dakwah , BEM , Majelis Taklim , Lembaga Sosial , Instansi , Karyawan , setia kalangan profesional di berbagai kota seperti :

1. Jawa Barat ( Bandung , Purwakarta , Padalarang , Cimahi , Bogor , Cirebon , Garut , dll )
2. Kalimantan Timur ( Kutai Kartanegara , dan Samarinda)
3. Kalimantan Barat ( Pontianak )
4. Sulawesi Selatan ( Makassar )
5. Bangka (Pangkal Pinang)
6. Papua (Sorong)

Disela - sela kesibukannya sebagai seorang mahasiswa , tahun 2010 ia pun masih dipercaya untuk memegang amanah sebagai :

1. Direktur Setia Training Center
2, Trainer MASTER
3. BK MENAS FSLDK
4. Direktur Quadzone Technology ( Perusahan IT )
5. Owner Seti@net (Cyber Edu Cafe )
6. Owner CV Rumah Karya (Penerbit dan Percetakan)

Bagi kawan - kawan yang ingin memberikan pendapat atau ingin mengadakan pelatihan dan konsultasi tentang motivasi Spiritual dan Beasiswa . Silahkan menghubungi penulis di 085220412243 atau email dan facebook di kholidhafidz@yahoo.co.id . Atau di blog setiafurqonkholid.blogspot.com atau di www.setiatraining.com .

Ippho Santosa ( Pakar Otak Kanan )

Ippho SantosaIa lahir pada 30 Desember 1977 di Pekanbaru, dari orangtua yang berasal dari Jawa dan Sumatera.
Setelah berkarier sebagai marketer di Malaysia dan Indonesia, kemudian ia mendirikan dan menjalankan EnterTrend Training, di mana puluhan puluhan ribu orang dan ratusan perusahaan di Indonesia dan Singapura telah menjadi peserta pelatihan dan seminarnya.
Ia telah menulis belasan buku bisnis dan motivasi. Kini publik dan media massa mengenalnya sebagai:
  • Pakar otak kanan (creative marketer).
  • Penulis buku-buku mega-bestseller (masuk MURI).
  • Pembicara seminar di Indonesia dan Singapura.
  • Pemilik TK dan PG Khalifah di belasan kota.

Minggu, 26 Desember 2010

Optimis Kunci Kesuksesan

Sudah sejak lama sikap Optimis sangat dibutuhkan bagi setiap insan manusia dalam menjalani hidup ini, sehubungan dengan tidak jarangnya pemberitaan di media televisi akan kasus bunuh diri mungkin ada keterkaitannya dengan kurangnya sikap optimis dalam mengarungi bahtera kehidupan ini.

Apakah anda seorang yang optimis dalam menghadapi hidup?Kitalah orang yang paling tau apakah kita seorang yang optimis atau pesimis. Tingkat keoptimisan dan kepesimisan kita tidak bisa diukur dengan ucapan, karena dari segi prakteknya justru bertentangan dengan kaidah optimisme itu sendiri, maka kita bukanlah orang yang optimis.

Dua pengertian dari Optimisme. Pertama, optimisme adalah doktrin hidup yang mengajarkan kita untuk meyakini adanya kehidupan yang lebih baik. Kedua, optimisme berarti kecenderungan batin untuk merencanakan aksi untuk mencapai hasil yang lebih bagus dari sebelumnya. Dapat disumpulkan lagi bahwa optimis berarti kita meyakini adanya kehidupan yang lebih baik dan keyakinan itu bisa jadikan sebagai bekal untuk meraih hasil yang lebih baik.

Beberapa alasan mengapa harus Optimis. Pertama, Optimis adalah sebuah energi positif diri. Kedua, Optimis adalah sebuah perlawanan. Ketiga, Optimis adalah sistem pendukung dalam pencapaian tujuan yang lebih baik lagi.

Optimis adalah bagian dari keinginan untuk mewujudkan Harapan, Sebuah temuan mengungkap bahwa orang yang memiliki harapan optimis, uimumnya memiliki kualitas di dalam diri yang antara lain:

1. Fokus, selektif, dan memiliki sasaran yang jelas.

2. Bisa menerima kanyataan hidup dengan kesadaran, tanpa banyak mengeluh.

3. Memiliki keyakinan untuk bangkit.

4. Punya perasaan diberkati rahmat Tuhan.

5. Punya kemampuan untuk menikmati kehidupan.

6. Punya kemampuan menggunakan akal sehat dalam menghadapi tantang hidup.

7. Punya kemampuan untuk memperbaiki diri secara terus menerus.

8. Punya penghayatan yang baik terhadap kehidupan yang dijalani sehingga bisa membedakan yang salah dan yang benar, yang tepat dan yang menyimpang.

9. Percaya pada kemampuannya.

10. Memiliki perasaan yang baik terhadap dirinya.

Namun ada beberapa yang perlu dihindari dalam Berharap. Pertama, harapan mulut dimana kita berharap adanya hari esok yang lebih bagus, namun itu hanya kita gunakan dalam ucapan atau tulisan, tanpa diiringi dengan tujuan, perencanaan, strategi, teknik, dan pelaksanaan (Aksi). Kedua, terlalu berharap (over-expectation) itu berbeda dengan memiliki harapan yang kuat (Optimis). Harapan yang kuat berujung pada usaha yang kuat. Sementara, terlalu berharap biasanya hanya berhenti pada mengharap, untuk mengharap dan selalu mengharap. ["Jika kau mengharapkan sesuatu, jangan terlalu mengharapkannya"]

Kamis, 23 Desember 2010

Followers

Terima Kasih atas kunjungan anda, Jangan lupa Follow, dan komentarnya !!!